Biografi

   Seorang anak remaja yang sering bertanya tanya tentang kehidupan, seperti... siapa dia? mengapa dia ada di sini? kenapa dia dilahirkan? Mengapa dia hidup sebagai manusia? Ya, inilah Ainiya faida azmi yang memiliki sifat ceria dan.. agak pemalu. dia memiliki panggilan nama aini atau ainiya terkadang biasa dipanggil dengan nama yang singkat dengan teman-temannya seperti “ni, niya, Aina, nining” haha itu sangat lucu.

   Sewaktu ia lahir ke dunia ini tepatnya di Karawang pada tanggal 4 Juli 2010, suasananya gelap, mengapa gelap? Karena waktu itu mati lampu dan petir kilat menyambar disertai air hujan, itu pun pada saat malam hari, kalian tahu? kelahirannya tidak disangka sangka, menakutkan sekali suasana saat ia lahir ya??
Semasa kecil, anak ini gemar sekali menonton film series “my little pony” ibunya selalu membelikan dia buku gambar satu pack, lalu anak ini menggambar karakter kartun khususnya karakter my little pony yang ia gemari, dia menggambar secepat kilat! bahkan tidak lama dia bisa menghabiskan buku gambarnya dan berakhir mempunyai hobi menggambar dan melukis yang ia gemari hingga sekarang, baginya menggambar adalah salah satu kegiatan yang bisa meluapkan emosi yang tidak bisa diungkapkan, bahkan ada setumpukan cat dan alat lukis di kamarnya.

   Lahir dan tumbuh cepat sebagai seorang remaja, menunjang pendidikan yang panjang.. sewaktu taman kanak-kanak umur 5 tahun, masih terekam di kepalaku, betapa cengengnya dia, bahkan membeli makanan pun harus ditemani, melanjutkan pendidikannya di MI AL-AHLIYAH kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5, kelas 6, dan lulus MI di umur 11 tahun, tingkat SMP, ia melanjutkan pendidikannya di MTs AL-AHLIYAH hingga detik ini, tumbuh dan berkembang, momen-momen ia lalui bersama teman dan keluarganya.

   kamu masih membaca kisahnya? Hari-hari ia lalui, tidak ada yang spesial, dari bangun tidur-sekolah-makan-tidur, hidup seperti manusia biasa, seorang remaja yang biasa biasa saja, apa yang kalian tunggu? Dia tidak memiliki banyak prestasi, satu-satunya prestasi yang ia banggakan hingga saat ini hanya pernah masuk peringkat 3 besar di dalam kelas, di dalam otak mungilnya mempunyai harapan yang besar, yaitu bisa terus memahami emosi manusia di sekitarnya, dan membuat orang tuanya bahagia serta bangga kepadanya. Cita-citanya masih buram, saat ini ia ingin menjadi seorang filsuf atau psikolog atau mungkin orang yang mempelajari astronomi.

Postingan populer dari blog ini

Motivasi

Artikel